EKSISTENSI MEDIA INFORMASI ELEKTRONIK DI ERA PANDEMI VIRUS COVID-19

EKSISTENSI MEDIA INFORMASI ELEKTRONIK DI ERA PANDEMI VIRUS COVID-19

Pandemi virus COVID-19 di Indonesia sudah berlangsung selama lebih dari setahun. Adanya pandemi ini memaksa masyarakat untuk beradaptasi dengan hal baru dan mengubah gaya hidupnya. Mulai dari masyarakat yang awalnya tak acuh terhadap kebersihan tangan mendadak menjadi rajin mencuci tangan sebelum melakukan pekerjaan. Selain itu, banyak juga masyarakat yang sebelumnya abai terhadap berita di televisi maupun di media lainnya menjadi masyarakat yang paling up to date dengan berita-berita terutama yang berkaitan dengan virus COVID-19, seperti kasus kenaikan yang signifikan dari pasien positif covid per harinya, adanya varian covid jenis baru, dicanangkannya program vaksinasi, maupun penyampaian informasi mengenai protokol kesehatan yang wajib diterapkan. Banyaknya masyarakat yang mulai awas mengenai berita ini tak lepas dari adanya media informasi yang cepat, sigap dan tanggap untuk mengabarkan informasi terbaru seputar virus COVID-19.

Media informasi yang banyak digunakan di masa pandemi ini adalah media informasi yang berbasis elektronik, yaitu media yang menggunakan energi elektromekanik agar masyarakat/penggunanya dapat mengakses konten yang ada di dalam media tersebut, salah satu contohnya adalah internet yang memuat berita online. Menurut Yuliandre saat mengisi diskusi berbasis daring yang diselenggarakan oleh Universitas Sahid dengan tema “Tantangan Cyber Journalism di Masa Pandemi” mengatakan bahwa berita online yang ada di internet menjadi pilihan utama masyarakat di masa pandemi karena banyak orang beraktivitas dan menggunakan internet untuk menyalurkan waktu kosong. Alhasil, berita online juga menjadi pilihan masyarakat yang melakukan browsing di Internet. Meskipun banyak orang yang pada akhirnya bosan dan menghindari browsing berita seputar virus corona, pada dasarnya berita-berita terkait virus ini penting untuk diketahui sehingga mau tidak mau masyarakat harus membacanya.

Dari sini dapat dilihat bahwa media informasi elektronik memiliki peran yang cukup krusial dan eksistensinya meningkat tajam di era pandemi serta tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat. Karena adanya peningkatan ini, semua media informasi diharapkan dapat menjadi penyambung informasi yang akurat dan valid, sehingga meminimalisir kesalahan proses penyerapan informasi oleh masyarakat.

 

5015201013 / Farah Sabara Putri Puspita

KPP BMS HMPL ITS 2021

JURNALISTIK

Tinggalkan Balasan