MENGOREK LEBIH DALAM RUANG INSPIRASI HMPL

MENGOREK LEBIH DALAM RUANG INSPIRASI HMPL

Ruang inspirasi atau sering disebut Rusa merupakan salah satu wadah pengembangan diri berbasis pengajaran di bawah naungan Departemen Sosial Masyarakat (Sosmas) HMPL ITS. Rusa resmi berdiri pada tanggal 7 Maret 2018 pada kepengurusan Kabinet Dandelion HMPL ITS 2017-2018. Dwiky Satrio Septawicaksono, yang akrab disapa Dwiky selaku penanggung jawab Rusa mengatakan “Pembentukan Rusa diharapkan mampu meningkatkan kepedulian mahasiswa PWK terhadap kondisi pendidikan di lingkungan sekitar melalui pengajaran yang paling efektif”
Target pengajaran Rusa pada tahun ini yaitu anak-anak usia sekolah mulai dari TK sampai kelas 6 SD di Panti Asuhan Al-Kahfi, yang berlokasi di Jalan Nginden Baru IV no. 22, Sukolilo. Mengapa Panti Asuhan Al-Kahfi? Lelaki yang lahir di bulan September ini mengatakan bahwa sebelumnya telah dilakukan pengajaran di panti asuhan ini sehingga telah memahami hambatan dan potensi yang ada. Salah satu potensi dari Panti Asuhan Al-Kahfi yaitu semangat belajar adik-adik yang tinggi, ramah dan mudah untuk diarahkan sehingga menjadikan lokasi ini sebagai lokasi yang ideal demi memudahkan proses belajar mengajar.
Selain melakukan pengajaran yang efektif, para pengajar Rusa memiliki tanggung jawab untuk mengonsep dan membentuk rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). Pembentukan RPP yang pertama kali memberikan tantangan tersendiri bagi para pengajar. Perlu penyusunan rencana pembelajaran dan tools pengajaran yang tepat dan sesuai dengan nilai-nilai yang ingin ditanamkan yaitu nilai tentang ke-PWK-an.
RPP masih dalam tahapan proses pembentukan. Sejauh ini telah terbentuk dua rencana pembelajaran yaitu penanaman nilai tentang jenis dan ciri-ciri moda transportasi yang disampaikan dalam bahasa inggris serta mengenal Indonesia dengan toolspembelajaran berupa peta. Rencana pembelajaran kedua berupa mengenal pulau-pulau di Indonesia bagi anak-anak kelas 1-2 dan mengenal kebudayaan Indonesia bagi anak-anak kelas 3-6.
Dengan adanya wadah ini diharapkan bisa meningkatkan kepedulian mahasiswa PWK ITS terhadap lingkungan dan juga sebagai ajang motivasi untuk memperbaiki diri dan selalu melihat ke bawah bahwa masih banyak anak anak yang tidak seberuntung kita dan butuh pertolongan kita untuk bisa survive di dunia yang tidak mudah ini. (sha/wil)

Tinggalkan Balasan