Mengulik Kuliner Berlabel “Khas Bandung” di Tanah Jawa
Seblak bandung

Mengulik Kuliner Berlabel “Khas Bandung” di Tanah Jawa

Muhamad Iqbal Sidiq

Jurnal KPP BMS 2022

Mengulik Kuliner Berlabel “Khas Bandung” di Tanah Jawa 

Bandung merupakan salah satu kota di Jawa Barat yang memiliki sejuta kuliner unik dan lezat. Mulai dari makanan berat hingga jajanan pinggir jalan, semua memiliki cita rasa yang khas yang tawarkan. Berada di dataran sunda, rasa gurih dan pedas manis menjadi perpaduan yang khas dan membentuk sebuah karakter rasa bagi makanan yang ada di kota Bandung ini. Beberapa contoh kuliner lezat dari Bandung adalah batagor, siomay, cilok, surabi, seblak dan masih banyak lagi. Keunikan jajanan seperti itu lah yang dicari cari oleh pecinta kuliner di seluruh Indonesia.

Hal ini menjadi sebuah alasan mengapa banyak orang yang ingin memperkenalkan jajanan unik ini di daerah daerah lain. Salah satunya ada di Kota Surabaya. Hasil pengamatan sehari-hari saya sebagai mahasiswa di Surabaya, sering kali saya melihat gerobak jajanan bertuliskan makanan yang dijual dan menambahkan label “khas Bandung” atau “asli Bandung. Mulai dari yang memang asli Bandung, hingga martabak yang asalnya bukan dari Bandung pun ada saja yang melabeli “Martabak Bandung”. Hal ini membuktikan bahwasanya makanan di Bandung memang memiliki cita rasa unik yang tidak ditemukan pada jajanan daerah lainnya.

Selain itu, jajanan khas Bandung yang dijual disini cenderung menyesuaikan dengan kondisi lingkungan yang ada. Mulai dari rasa, hingga cara penyajian semua beradaptasi dengan daerah yang menjadi tempat dijualnya makanan tersebut. Ambil saja contohnya Seblak Cerewet yang dijual di Jl. Mulyosari No. 99. Seblak yang pada umumnya mencampurkan perpaduan antara kerupuk rebus, telor dan topping-toppingan yang direbus menjadi satu, berbeda halnya dengan seblak yang ditawarkan di Seblak Cerewet satu ini. Uniknya disini toping telor sengaja dibuat terpisah menjadi telor ceplok ditaruh diatas seblak. Tentu saja bagi sebagian orang yang mengetahui jajanan seblak pada umumnya akan sedikit janggal dengan penyajian ini.

Selain dari penyajiannya, sedikit perbedaan dirasakan pada rasa makanan itu sendiri. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, makanan khas Bandung identik dengan cita rasa gurih dan pedas manis. Namun, beberapa jajanan Bandung yang dijual disini, yang mana rasa nay cenderung asin dan pedas yang menyengat. Bumbu pedas atau sambal yang disajikan cenderung berbeda dengan rasa pedas yang biasa dirasakan di jajanan Bandung pada umumnya.

Terakhir, keunikan yang ditemukan disini adalah ketika berbincang dengan penjualnya dan bertanya asalnya, dan ternyata jarang sekali diemukan penjual yang memang berasal dari Kota Bandung. Ada yang menjawab asal Majalengka, Garut, Ciamis dan wilayah lainnya.

 

 

Tinggalkan Balasan